Yogyakarta, 12 Agustus 2025 — Dusun Besalen menjadi saksi kuatnya semangat kolaborasi antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) dengan generasi muda setempat. Pada Kamis, 12 Agustus 2025, di balai desa, puluhan pemuda Dusun Besalen antusias mengikuti acara edukasi yang mengangkat dua isu penting: pencegahan penyalahgunaan NAPZA dan penguasaan literasi digital.
Kegiatan diawali dengan sesi edukasi tentang NAPZA. Para mahasiswa KKN berperan sebagai narasumber dan membuka acara dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta. Suasana hening menyelimuti saat para pemuda serius mengerjakan soal, sebelum melanjutkan ke sesi inti pendidikan.
Materi yang disampaikan bersifat interaktif dan dinamis. Mahasiswa tidak hanya menguraikan teori, tetapi juga mengajak peserta berdiskusi dan aktif bertanya jawab. Berbagai jenis NAPZA, mulai dari ganja, sabu-sabu, hingga obat-obatan terlarang, dijelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami. Dampak buruk penyalahgunaan NAPZA, baik pada kesehatan fisik seperti kerusakan organ, maupun kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan, juga dipaparkan secara rinci.
“Penyalahgunaan NAPZA bukan hanya merusak diri sendiri, tetapi juga keluarga dan masa depan. Kita harus sadar bahwa lingkungan pergaulan sangat berpengaruh,” ujar salah satu mahasiswa KKN.
Sesi ini makin hidup dengan simulasi studi kasus yang memudahkan peserta memahami risiko di sekitar mereka. Post-test yang dilakukan setelah sesi menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, membuktikan efektivitas metode penyampaian materi.
Setelah istirahat singkat, acara berlanjut ke sesi literasi digital yang relevan dengan kehidupan modern saat ini, di mana internet dan media sosial sudah menjadi bagian tak terpisahkan. Mahasiswa KKN menekankan pentingnya menggunakan teknologi secara bijak dan menyampaikan materi meliputi beberapa aspek:
- Etika Berkomunikasi di Media Sosial: Pentingnya menjaga sopan santun serta menghindari ujaran kebencian.
- Membedakan Berita Palsu (Hoax): Tips memverifikasi informasi dan mengenali ciri-ciri berita palsu. “Jangan mudah percaya pada judul yang provokatif. Selalu cek sumbernya,” pesan narasumber.
- Keamanan Data Pribadi: Pentingnya menjaga informasi pribadi agar tidak mudah disalahgunakan atau menjadi korban penipuan.
Antusiasme peserta terlihat jelas pada sesi tanya jawab, di mana mereka aktif mengajukan pertanyaan seputar penanganan cyberbullying dan tips menjaga keamanan akun media sosial. Hal ini menunjukkan kepedulian tinggi pemuda Dusun Besalen terhadap isu digital.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol keberhasilan dan semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak sekadar program kerja mahasiswa, melainkan juga jembatan mempererat hubungan antara akademisi dan masyarakat, membuktikan bahwa edukasi adalah kunci membangun masa depan yang lebih baik.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai Project Individu oleh mahasiswa KKN Unit 23 Dusun Besalen:
Nama: Prasetio Umbu Sangaji Pateduk & Matheus setian
Program Studi: Sistem Informasi & Ilmu Komunikasi
Ditulis oleh: Tim UNIT KKN 23 UNRIYO
Dipublikasikan pada: 23 Agustus 2025

