Pada Rabu, 13 Agustus 2025, telah dilaksanakan kegiatan Program Kerja (Proker) berupa edukasi ketahanan pangan lokal berbasis singkong sekaligus demonstrasi kreasi pangan lokal pembuatan mochi singkong. Kegiatan ini menyasar ibu-ibu PKK Padukuhan Besalen dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan pangan lokal, khususnya singkong, dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga mengenalkan inovasi olahan singkong sebagai camilan sehat dan peluang usaha rumahan.
Acara dibuka dengan penyampaian materi edukasi yang berfokus pada manfaat singkong sebagai sumber pangan bergizi, cara pengolahan yang aman dan sehat, serta berbagai inovasi produk olahan singkong yang dapat menjadi alternatif pengganti nasi. Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan mochi sebagai bentuk inovasi olahan singkong yang praktis dan menarik.
Materi edukasi yang disampaikan mencakup:
- Kandungan gizi singkong dan manfaatnya bagi kesehatan
- Potensi singkong sebagai pangan yang dapat membantu mencegah stunting
- Cara pengolahan singkong yang aman dengan teknik mengurangi kadar racun alami
- Inovasi olahan singkong sebagai alternatif pangan dan peluang usaha keluarga melalui kreasi mochi singkong
Kegiatan diikuti oleh 15 ibu PKK sebagai peserta utama. Melalui metode pre-test dan post-test secara lisan, terlihat peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang ketahanan pangan berbasis singkong. Sebelum edukasi, sekitar 70% peserta mampu menjawab pertanyaan dengan benar, sementara setelah kegiatan 100% peserta berhasil menjawab tepat. Ini menunjukkan antusiasme tinggi dan keberhasilan penyampaian materi dalam menambah wawasan peserta.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai Project Individu oleh mahasiswa KKN Unit 23 Dusun Besalen:
Nama: Mayhani Aulia Putri & Alice Elsiana Djoru
Program Studi: Gizi
Ditulis oleh: Tim UNIT KKN 23 UNRIYO
Dipublikasikan pada: 23 Agustus 2025

